Magic words : abrakadabra, sim salabim

ABRAKADABRA….
SIM SALABIM….
ALAKAZAM…
HONG WI LAHENG….
Apakah kita sangat mengenal kalimat-kalimat di atas?
Sepertinya sangat naif, kita membicarakan kalimat yang asing dengan logika kita, namun lekat dengan budaya kita.  Entah mengapa budaya mantera, hidup dan tetap bertahan dalam berbagai budaya bangsa di dunia ini.  Paling tidak, fenomena Harry Potter mengindikasikan kuatnya ketertarikan, perhatian dan hidupnya keyakinan akan hal-hal tidak logis dalam kehidupan manusia, bahkan di abad super digital seperti sekarang.
Sesungguhnya kita sedang menuju ke keadaan untuk lebih dapat mengerti tentang mekanisme mantera itu.
Jika kita mengenal dan dapat menerima kehadiran PASSWORD, mengapa kita tidak berposisi yang sama terhadap PASSVOICE?
Jika password mampu menjadi syarat berjalannya serangkaian proses rumit program komputasi, mengapa tidak dengan pasvoice yang menjadi syarat berjalannya serangkaian proses rumit mesin, misalnya.  Aha, teknologi passvoice sebenarnya sedang dikembangkan dan telah mulai diaplikasikan pada sistem berteknologi tinggi.  Saya pernah mendapat email tentang sebuah hotel sangat mewah di Dubai, yang sistem operasionalnya dikendalikan oleh suara sang penyewa.  Seperti buka pintu, menyiapkan kopi, menyesuaikan suhu ruangan, menyalakan televisi, menyiapkan minum dan lain-lain.  Saya pernah mendengar, rumah Bill Gates memiliki nuansa passvoice yang lengkap. Jadi sebetulnya, passvoice adalah sebuah kata tertentu yang diucapkan untuk menjalankan serangkaian perintah.
Jadi, bukankah passvoice dan mantera, adalah sebuah budaya yang sama, yang hadir dalam jenis teknologi yang berbeda?
Efektivitas password, passvoice dan mantera, ditentukan oleh kewenangan yang dimiliki, bukan oleh kemampu-mengertian akan mekanismenya.
Saya memiliki password untuk membuka blog saya, tetapi saya tidak memiliki pengetahuan sedikitpun, bagaimana mekanisme proteksi itu berjalan.  Anda dapat saja memiliki kunci remote mobil Anda, tanpa mengerti sedikit pun teknologi remote sensing-nya.  Mungkin, para pesulap, ahli sihir, dukun, pemilik hotel, penyewa hotel di Dubai itu pun, tidak mengetahui bagaimana passvoice atau mantera itu bermekanisme.  Mereka mendapatkan keuntungan dari passvoice atau mantera itu, karena memiliki kewenangannya!
Jika kita tidak mengerti, tidak mengetahui akan serangkaian proses yang berjalan untuk menghasilkan sesuatu; maka cenderung mengatakan sebagai hal yang magic, ajaib, tidak masuk akal atau amazing.  Saya menemukan anekdot ini pada kisah seorang penduduk kampung yang masuk ke ruangan ber-AC.  Dengan setengah terkejut, dia meloncat dan mengambil kuda-kuda sambil mengatakan : AJI SEPI ANGIN….  Kita yang mengerti tekonolgi pendinginan ruangan hanya tersenyum melihat keluguan itu.
Ada mantera, passvoice dalam Ajaran Islam yang mulia berikut:
Ucapkan Bismillaah, setiap akan memulai sesuatu pekerjaan.
Ucapkan Alhamdulillaah, setiap selesai melakukan pekerjaan atau bersin.
Ucapkan Subhaanallaah, setiap melihat sesuatu yang menakjubkan.
Ucapkan Maasya Allaah, setiap menikmati sesuatu yang memikat hati.
Ucapkan Insyaa Allaah, setiap menjanjikan atau merencakan sesuatu.
Ucapkan Fi amaanillaah, setiap berpisah dengan sesama muslim.
Ucapkan Astagfirullaah, setiap telah melakukan sesautu yang buruk atau dosa.
Ucapkan A’udzubillah, setiap setelah atau akan mengalami sesuatu yang menakutkan hati
Ucapkanlah Jazaakallaah, setiap kita menerima kebaikan dari sesama
Ucapkanlah Assalamu’alaikum, setiap kita berjumpa dengan sesama muslim
Ucapkanlah Innalillaah, setiap kita mengalami musibah
Saya tidak memiliki informasi yang cukup lengkap tentang mengapa dan apa faedah yang Dijanjikan-Nya atas pengucapan passvoice-passvioce di atas.  Namun banyak hadits dan atsar yang menjadi bukti atas efektivitas passvoice di atas dalam kisah-kisah klasik yang penuh keteladanan dan kemuliaan.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice A’udzubillah bisa mengusir setan (jin atau manusia) dari kehidupan Anda.  Itu semua hak Allah Swt., mirip seperti mekanisme password saya untuk membuka blog saya, sepenuhnya menjadi hak wordpress.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Bismillah bisa menyebabkan pekerjaan yang akan kita lakukan, penuh keberkahan bagi kehidupan kita.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Alhamdulillaah bisa mengundang rasa syukur yang dalam sehingga pintu-pintu rezeki menjadi terbuka, mengalir memenuhi seluruh hajat kehidupan kita.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Subhaanallah bisa membuka wawasan, meluaskan pandangan, mengalirkan kebijakan, menjadi sumber inspirasi, melahirkan inovasi dalam kehidupan kita.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Masssya Allaah bisa mengharmoniskan keseimbangan keseluruhan indera kita untuk sampai pada tingkat kenyamanan yang terbaiknya.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Fi amaanillah bisa membangun sistem proteksi menyeluruh (bukan hanya kerugian finansial seperti asuransi) bagi keselamatan sahabat kita.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti bagaimana mekanisme passvoice Astagfirullah bisa mengundang ampunan Allah Swt, sebagai salah satu bentuk kemuliaan tertinggi bagi manusia.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti sepenuhnya bagaimana mekanisme passvoice Jazaakallaah bisa menjadi alat tukar kebaikan yang nilai tambahnya lebih besar dari perhitungan yang dapat kita lakukan.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti sepenuhnya bagaimana mekanisme passvoice Assalamu’alaikum bisa menjadi perekat persaudaraan yang kuat antara sesama muslim.  Itu semua hak Allah Swt.
Saya dan juga mungkin Anda, tidak mengerti sepenuhnya bagaimana mekanisme passvoice Innalillah bisa mengundang campur tangan Allah Swt dalam mendekatkan penyelesaian-penyelesaian setiap musibah atau amanah yang menimpa kita.  Itu semua hak Allah Swt.
Hanya dibutuhkan sebuah kewenangan, untuk menjamin semua passvoice itu efektif.  Temukanlah kewenangan itu dalam ketaatan yang tulus dan bersih.
Karena kewenangan dekat dengan kepantasan, maka upayakanlah kepantasan mendapatkan kewenangan-kewenangan itu, dalam seluruh perjalanan hidup kita.  Bagimana Anda pantas mendapatkan kewenangan itu, jika Anda tidak meyakininya, dengan sesungguh-sungguhnya keyakinan.  Maka yakinlah dengan sungguh-sungguh atas semua Janji-Janji-Nya.  Tidak ada yang pantas diragukan, sesuatu yang datang dari Yang Maha Memenuhi Janji.
Hanya karena Anda tidak mengerti, bukan berarti Anda tidak berhak memiliki kewenangan atasnya.
Hanya karena Anda tidak mengerti, bukan berarti Anda berhak menolaknya.
Yakin-lah.
Raihlah kepantasan.
Ucapkanlah mantera-mantera atau passvoice-passvoice yang sangat mulia itu.
Sahabat-sahabat anggota milist yang budiman,
Terima kasih yang dalam atas kesediaan Anda membaca dan menerima sudut pandang sederhana di atas.

1 Tanggapan

  1. ZDN berkata,

    Maret 16, 2008 pada 5:13 am

    Ya bagus juga isinya tapi, sebelumnya aku kesinimau cari trik sulap eh gak tawnya isi nya gitu ? Alhamdulillah juga aku dapat ilmu kumayan !

Tulis sebuah Komentar